Kuliah

Observasi Tentang Pembelajaran Jarak Jauh Di UNIVERSITAS Terbuka


 Selasa 6 November 2012 melaksanakan observasi di Universitas Terbuka di daerah Jl. Bantul No. 50 A Yogyakarta yang kebetulan dekat dengan kampus cabang FIP UNY Jl. Bantul. Universitas Terbuka merupakan Universitas Negeri yang lumayan sudah lama terbangun. Universitas Terbuka mempunyai visi yaitu Pada tahun 2021, UT  menjadi institusi PTTJJ berkualitas dunia dalam menghasilkan produk pendidikan tinggi dan dalam penyelenggaraan, pengembangan, dan penyebaran informasi PTTJJ.

UT menyelenggarakan 2 (dua) program pendidikan, yang diberi istilah Program Non-Pendas dan Program Pendas. Program Non-Pendas adalah program pendidikan yang dapat diikuti oleh masyarakat umum kecuali program Non-Pendas FKIP. Program Non-Pendas FKIP hanya dapat diikuti oleh mereka yang sudah bekerja sebagai guru. Program Pendas merupakan program yang diselenggarakan secara khusus bagi para guru SD dan guru PAUD. Pada saat ini program studi yang termasuk dalam program Pendas adalah S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).

Kedua jenis program ini mempunyai sistem registrasi dan waktu ujian yang berbeda dengan program Non-Pendas. Dalam Program Non-Pendas semua mata kuliah ditawarkan setiap masa registrasi (semester), sedangkan dalam Program Pendas mata kuliah ditawarkan dalam bentuk paket semester. Kemudian pada konsep proses pembelajaran di dalam UT ada beberapa cara yaitu melalui tutorial tatap muka dan tutorial online.

Tutorial tatap muka disini mekanisme antara pendidik (tutor) dan peserta didik (mahasiswa) hanya 6 kali pertemuaan berbeda dengan Universitas yang lain mencapai 16 pertemuaan. Kemudian dalam tutor tatap muka ini hanya sebagai fasilitator pemahaman dalam sebuah modul pemelajaran. Dalam UT sendiri mementingkan sumer modul untuk menjadi salah satu pusat cara dalam penyampaian materi dan dalam kegiatan tutor tatap muka tutor (dosen) menjadi fasilitator untuk sanggup menjawab, menjelaskan, dan memberi arahan apa yang peserta didik (mahasiswa) belum pahami. Kemudian cara lain untuk memperlancar proses pembelajaran yaitu tutorial online.

Di tutorial online terdapat beberapa bahan ajar atau materi mata kuliah dan fasilitas lain untuk mempermudah belajar mahasiswa itu sendiri. Dalam tutorial online alamat utama website yaitu www.ut.ac.id kemudian cabang di daerah Yogyakarta yaitu www.yogyakarta.ut.ac.id segala macam keperluan dan referensi dapat peserta didik (mahasiswa) peroleh di dalam web tersebut. Satu hal yang terpenting pengembangan dan pengelolaan web tersebut terpusat di UT Pusat yaitu daerah Jakarta. UT cabang hanya langsung dapat memanfaatkan atau menggunakkannya sesuai yang diperintahkan UT pusat.

Dalam proses pembelajaran 1 tutor (dosen) memegang 20-25 mahasiswa. Kemudian untuk waktu tutorial tatap muka sering kali dilakukan pada saat hari-hari weekand seperti hari satu dan minggu dengan alasan tempat yang sering diajak kerjasama kosong seperti tempat di sekolah SMA-SMA dan di UT cabang sendiri. Tempat-tempat tersebut sudah ditentukan oleh fakultas masing-masing yang bertepatan semua jajaran pimpinan fakultas ada di UT Pusat sekaligus tempat untuk ujian (Evaluasi).

Evaluasi UT dengan memberikan tugas dan ujian seperti Universitas pada umumnya hanya yang membedakan ujian tersebut multiple choise (Pilihan ganda) kemudian terdapat alat pendeteksi jawaban sendiri. Kemudian untuk mengantisipasi terjadinya suatu hal yang tidak diharapkan seperti mencontek dalam konsep UT ini bener-bener sungguh matang dan tertata rapi karena diberikan sangsi nilai E jika terbukti jawaban tersebut sama padahal setiap session ujian bisa terdapat beda matakuliah atau bahkan beda jurusan.

Kendala yang terdapat pada peserta didik jika mengikuti UT yang kategorinya penerapan PJJ yaitu agak kesuliatan dalam memahami modul sedangkan di sisi pendidik yaitu bener-bener melepaskan tanggung jawab sepenuhnya kepada pesertas didik dan harus memahami betul tentang materi matakuliah tersebut dengan siap ribuan pertanyaan dan kritikan mahasiswa.

Sejauh ini sudah belasan ribu mahasiwa terdaftar menjadi mahasiswa UT. Dengan tanpa batasan waktu mereka mampu menyelesaikan masa studynya dan cara proses pembelajaran jarak jauh yang fleksiel untuk dapat berkerja juga. Karena alasan kerterbukaan itulah banyak mahasiwa tertarik masuk ke UT dari pada masuk ke PT biasa. Keluar dari konsep pembelajarannya di UT sendiri dalam menhadapi ketidaktahuan orang awam tentang adanya UT yang menerapkan pembelajaran jarak jauh yang sebenarnya memiliki keistimewaan sendiri dibandingakn dengan PT yang lain. UT sendiri sudah bersosialisasi dengan mengunjungi sekolah-sekolah dan mendirikan stand-stand dengan berkerja sama di beberapa pameran.

Jika dalam penerapan PJJ di Indonesia sendiri menurut pandangan saya UT memang baik dengan system pembelajaran jarak jauh yang nyatanya banyak orang-orang menginginkan bekerja dengan sambilan belajar (kuliah). Sistem PJJ di UT memang sudah cukup kompetiten dan baik dari segi  bahan ajar, pemanfaatan teknologi yang memang semakin canggih, evaluasi yang cukup baik dan  fair dalam mencapai tujuan hasil belajar serta membentuk pola kemandirian dan kreatifitas terhadap peserta didik (mahasiswa).

Dari deskripsi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa UT sudah dapat menguasai hampir semua system pemebelajaran jarak jauh. Meskipun untuk di Indonesia sendiri belum mampu sepenuhnya untuk diserentakan pendidikan di Indonesia untuk menerapkan system pembelajaran jarak jauh. Mungkin dengan adanya UT dan PT yang masih mengutamakan tatap muka ada variasi proses belajar mengajar di dalam dunia pendidikan.

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s